PEOPLE STRATEGY / SIMULATOR

Rencanakan tim masa depan.

● Data contoh
◉ SIMULASI, BUKAN DATA AKTUAL
DARI BEBAN KERJA KE KESIAPAN BISNIS

Cukup orang hari ini.
Siapkah untuk esok?

↗
HORIZON PERENCANAAN

Gambaran tenaga kerja

FTE = ekuivalen pekerja penuh waktu
PROYEKSI TANPA AKSI TAMBAHAN

Kebutuhan vs. ketersediaan

Per tahun
Kebutuhan bisnisKetersediaan internal
Ketersediaan berupa estimasi FTE; kebutuhan dibulatkan ke atas per jabatan.
APA ARTINYA BAGI ANDA?

01
Lihat jumlahnya

02
Siapkan kemampuannya

WLA + SWP, SALING MELENGKAPI

Satu dasar hitung. Perspektif yang lebih luas.

WLA / BEBAN KERJA SAAT INI

Berapa FTE yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan sekarang?

SWP / KESIAPAN MASA DEPAN

Mulai dari satu jabatan.

Ubah data contoh di bawah. Semua hasil dihitung ulang secara otomatis. Gunakan satu periode yang konsisten: beban kerja per bulan, perubahan per tahun.

01 / ARAH BISNIS

Tujuan & cakupan

02 / DASAR WLA

Beban kerja saat ini

Jam efektif sudah memperhitungkan waktu nonproduktif. Jangan dikurangi kembali.

03 / DEMAND MASA DEPAN

Apa yang akan berubah?

04 / SUPPLY INTERNAL

Siapa yang masih tersedia?

Attrition di sini tidak mencakup pensiun. Inflow rutin merupakan tambahan neto yang sudah pasti; jangan masukkan lagi ke rencana rekrutmen.

05 / KOMPETENSI

Jumlah saja belum cukup.

Skala demo: 1 pemula · 2 dasar · 3 mandiri · 4 mahir · 5 ahli. Nilai ini mewakili penilaian jabatan, bukan jumlah orang terampil.

06 / ENVIRONMENTAL SCAN

Catat konteks melalui SWOT

Catatan SWOT menjadi pertimbangan manusia dalam memilih asumsi. Catatan tidak otomatis mengubah angka.

Ubah gap menjadi tindakan.

Rekrutmen, pengembangan, retensi, dan suksesi perlu berjalan bersama. Angka berikut adalah rencana, belum merupakan realisasi.

RENCANA MENUTUP GAP

Tambahan tenaga kerja di tahun target

Rekrutmen dan transfer adalah tambahan FTE neto yang masih bertahan pada akhir horizon, di luar inflow rutin. Pelatihan tidak menambah FTE.

DAMPAK RENCANA
AKUNTABILITAS

PIC & evaluasi

MONITORING HASIL

Evaluasi setiap kuartal. Periksa realisasi rekrutmen, hasil asesmen kompetensi, attrition, dan perubahan kebutuhan bisnis; perbarui asumsi berdasarkan bukti.

Rincian proyeksi

TahunKebutuhan (FTE)Supply (FTE)Gap sebelum aksi

Gap positif = kekurangan; negatif = surplus. Rencana tambahan diterapkan hanya pada tahun target, bukan otomatis pada setiap tahun.

PANDUAN SINGKAT

WLA menjawab “berapa”.
SWP melanjutkan “siapa, kapan, dan bagaimana”.

SWP tidak menggantikan WLA. Analisis beban kerja dapat menjadi salah satu input kebutuhan tenaga kerja dalam SWP.

AspekWLA dalam demo iniSWP dalam demo ini
PertanyaanBerapa FTE untuk beban kerja sekarang?Bagaimana menyiapkan tenaga kerja untuk tujuan bisnis?
InputVolume, durasi, jam efektifWLA + pertumbuhan, produktivitas, attrition, pensiun, kompetensi
HasilEstimasi kebutuhan operasionalProyeksi supply–demand, gap jumlah dan kompetensi, rencana aksi
KeputusanAlokasi kapasitas saat iniRekrutmen, pengembangan, retensi, dan suksesi lebih dini

Rumus yang bisa ditelusuri

WLA = volume bulanan × menit per unit ÷ 60 ÷ jam efektif bulanan

Demand tahun t = WLA × [(1 + pertumbuhan) ÷ (1 + produktivitas)]ᵗ + posisi inisiatif × t / horizon

Supply tahun t = supply tahun sebelumnya − keluar + inflow rutin
Keluar = min(supply, supply × attrition + pensiun)

Gap = demand dibulatkan ke atas − supply

Posisi inisiatif diasumsikan bertambah secara linear menuju tahun target. Proyeksi supply memakai FTE pecahan agar nilai ekspektasi tidak terdistorsi pembulatan tahunan.

Batas penggunaan dummy

Model ini untuk belajar dan menguji skenario satu jabatan dengan seluruh pekerja dianggap penuh waktu. Pertumbuhan dan produktivitas konstan; belum memodelkan batas anggaran, waktu rekrutmen, jadwal shift, variasi durasi pekerjaan, atau perpindahan antarjabatan.

Skor kompetensi dianalisis terpisah dari FTE. Pelatihan tidak otomatis menaikkan skor; lakukan asesmen ulang untuk membuktikan hasilnya. Untuk keputusan riil, validasi data bersama HR, operasional, dan keuangan.

LANDASAN LITERASI

Diadaptasi dari empat toolkit Anda

CPS Human Resource Services / Cornerstones for Kids, 1 Desember 2007. Kerangka sumber ditujukan bagi layanan publik dan organisasi nirlaba; demo ini menyederhanakannya untuk penggunaan umum.

  1. Environmental Scan and SWOT Analysis — pemindaian internal/eksternal dan matriks SWOT (halaman isi 1–4).
  2. Supply/Demand Analysis and Gap Analysis — proyeksi kebutuhan, attrition, gap staffing dan kompetensi (halaman isi 3–4; contoh 56–61).
  3. Gap-Closing Strategies — rekrutmen, seleksi, pengembangan, retensi, manajemen kinerja, dan suksesi (halaman isi 1–3).
  4. Evaluating Workforce Planning — tujuan, ukuran kinerja, evaluasi proses/hasil, dan pembelajaran (halaman isi 2–4).

Rumus WLA, asumsi pertumbuhan majemuk, UI, dan angka contoh adalah rancangan penyederhanaan demo; bukan rumus baku yang diklaim berasal dari toolkit. Perbandingan WLA adalah penjelasan praktis dalam cakupan demo ini.